Strategi Pengembangan Sektor Logistik Guna Mendukung Perekonomian Indonesia

03 Sep

Strategi Pengembangan Sektor Logistik Guna Mendukung Perekonomian Indonesia

03 September 2024

Sektor logistik memainkan peran yang sangat krusial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi suatu negara, termasuk Indonesia. Baru-baru ini pemerintah Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi yang ambisius, dengan harapan mencapai angka 8% dalam waktu dekat. 

Untuk mencapai target ini, sektor logistik menjadi salah satu fokus utama, mengingat perannya yang vital dalam memperlancar arus barang dan jasa, serta menghubungkan berbagai sektor ekonomi.    

pelabuhan kontainer

Perusahaan logistik di Indonesia juga diharapkan dapat lebih berperan dalam mendorong kemajuan ekonomi, termasuk peningkatan daya saing produk Indonesia di pasar internasional.  

Oleh karena itu, kerjasama antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan bahwa sektor ini dapat berkembang dengan baik dan memberikan dampak maksimal bagi perekonomian Indonesia.  

Baca juga: Hal Yang Perlu Dicermati Terkait Barang Kiriman Luar Negeri

Maka dari itu, dalam hal ini  Supply Chain Indonesia (SCI) menyampaikan rekomendasi komprehensif untuk strategi pengembangan sektor logistik Indonesia dalam upaya mendukung pertumbuhan ekonomi, berikut adalah strategi-strategi utama yang dapat diterapkan:

1.Penguatan Rantai Pasok Komoditas

Langkah pertama dalam pengembangan sektor logistik adalah memperkuat rantai pasok komoditas. Ini mencakup beberapa fokus penting:

  1. Fokus Komoditas dan Hilirisasi: Identifikasi komoditas-komoditas strategis yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan, diikuti dengan upaya hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah produk tersebut. Hal ini akan membantu meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.
  2. Pemetaan Rantai Pasok: Melakukan pemetaan menyeluruh terhadap rantai pasok setiap komoditas. Ini penting untuk mengidentifikasi potensi hambatan dan mencari solusi yang efektif.
  3. Pengembangan Rantai Pasok Terintegrasi: Mengintegrasikan berbagai komponen dalam rantai pasok, mulai dari produksi hingga distribusi, untuk menciptakan efisiensi yang lebih tinggi dan mengurangi biaya logistik.  
sektor logistik

2. Pembangunan Wilayah

Pengembangan wilayah menjadi elemen kunci dalam memperkuat sektor logistik di Indonesia. Strategi ini mencakup:

  1. Pengembangan Komoditas Potensial Wilayah: Mengidentifikasi dan mengembangkan komoditas-komoditas potensial di berbagai wilayah Indonesia, disesuaikan dengan karakteristik dan keunggulan lokal masing-masing. Ini juga mencakup upaya peningkatan nilai tambah komoditas tersebut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
  2. Integrasi Pengembangan dan Pengubahan Paradigma Logistik: Mengubah paradigma logistik dari yang sebelumnya hanya sebagai pengangkut barang menjadi komponen strategis yang terintegrasi dengan pembangunan ekonomi wilayah.  

3. Pengembangan Konektivitas

Konektivitas merupakan pondasi bagi sistem logistik yang efisien. Strategi ini melibatkan:

  1. Pengembangan Infrastruktur: Pembangunan dan peningkatan infrastruktur transportasi, seperti jalan tol, pelabuhan, dan bandara, untuk mendukung arus logistik yang lebih cepat dan efisien.
  2. Penataan Hub & Spoke: Membangun dan menata hub logistik strategis yang berfungsi sebagai pusat distribusi utama, didukung oleh jaringan spoke yang menghubungkan ke berbagai wilayah.
  3. Pengembangan Transportasi Multimoda: Implementasi transportasi multimoda yang terintegrasi dari end-to-end, menghubungkan berbagai moda transportasi seperti darat, laut, dan udara untuk menciptakan sistem logistik yang lebih efisien.
  4. Pemanfaatan Teknologi Informasi: Mengintegrasikan teknologi informasi dalam pengelolaan logistik, termasuk penggunaan big data, IoT, dan kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pengambilan keputusan.  

Baca juga: Strategi Pemerintah Targetkan Biaya Logistik Turun Menjadi 8 Persen dari PDB

4. Pengembangan Kompetensi dan Kapabilitas

Sumber daya manusia dan teknologi menjadi elemen penting dalam pengembangan sektor logistik. Strategi ini mencakup:

  1. Pengembangan Kompetensi SDM: Meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor logistik melalui pelatihan, sertifikasi, dan pendidikan yang berfokus pada teknologi dan manajemen logistik.
  2. Peningkatan Proses dan Teknologi: Memanfaatkan teknologi terkini untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing.
  3. Pengembangan Jaringan Global: Menguatkan jaringan global Indonesia dengan membangun kemitraan strategis dengan negara-negara lain.

5. Regulasi & Kelembagaan

Aspek regulasi dan kelembagaan menjadi pondasi penting dalam mendukung keberhasilan pengembangan sektor logistik. Strategi ini mencakup:

  1. Pembentukan UU Logistik: Pembentukan undang-undang khusus logistik sebagai target jangka menengah untuk memberikan kerangka hukum yang jelas dan mendukung pengembangan sektor ini.
  2. Revisi Perpres 26/2012: Melakukan revisi terhadap Perpres 26/2012 tentang Cetak Biru Pengembangan Sistem Logistik Nasional agar lebih relevan dengan kondisi dan kebutuhan saat ini.
  3. Pembentukan Badan Logistik Nasional: Mendirikan badan logistik nasional yang bertugas mengkoordinasikan dan mengawasi pengembangan sektor logistik secara terintegrasi.
  4. Harmonisasi Regulasi: Melakukan harmonisasi regulasi antar sektor terkait logistik, baik di tingkat nasional maupun daerah, untuk menciptakan lingkungan bisnis yang lebih kondusif. 

Baca juga: Hyper Mega Shipping Melayani Air Freight

Dengan penerapan strategi-strategi di atas, sektor logistik di Indonesia dapat berkembang lebih optimal, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global. 

sumber: 

https://www.idxchannel.com/economics/pertumbuhan-ekonomi-ditarget-tumbuh-8-persen-sci-industri-logistik-persiapkan-strategi-khusus 

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20240325165219-625-1078790/peran-vital-perusahaan-logistik-dorong-kemajuan-perekonomian-indonesia  

https://infopublik.id/kategori/nasional-ekonomi-bisnis/840665/index.html   

Chat on WhatsApp