Awal Tahun 2024, Rantai Pasokan Di Pelabuhan Utama Australia Terhenti

12 Jan

Awal Tahun 2024, Rantai Pasokan Di Pelabuhan Utama Australia Terhenti

12 January 2024

Terjadi perselisihan antara Maritime Union of Australia dan DP World  yang mengakibatkan  terhentinya rantai pasokan di terminal seperti Sydney, Brisbane, Melbourne dan Fremantle.

Aksi mogok terjadi ketika perusahaan mulai memberlakukan penundaan gaji para pekerja yang tidak menyelesaikan tugas mereka secara penuh sebagai bagian dari kampanye serikat pekerja untuk kesepakatan gaji yang baru. 

DP World mengklaim kampanye serikat pekerja mengenai aksi industrial telah merugikan perekonomian sebesar $84 juta setiap minggunya sejak dimulai pada bulan September lalu. 

DP World meminta pemerintah federal untuk campur tangan dalam perselisihan ini guna melindungi rantai pasokan nasional, yang diklaim telah mengalami penundaan selama dua hingga delapan minggu.

Wakil presiden eksekutif DP World di Australia Nicolaj Noes mengatakan serikat pekerja tersebut secara efektif menghentikan perdagangan, dan kurang memperhatikan bisnis Australia.

“Kami telah melakukan negosiasi secara konstruktif dan memberikan konsesi, namun yang jelas MUA bersedia paham atas kerugian sangat besar untuk mendapatkan apa yang diinginkannya,” katanya.

Serikat pekerja menginginkan kontrak berdurasi dua tahun dengan kenaikan upah tahunan sebesar 8 persen, sementara DP World awalnya menawarkan kontrak berdurasi empat tahun dengan bonus penandatanganan sebesar 2 persen dan kenaikan gaji sebesar 4 persen pada tahun pertama, kemudian kenaikan upah kontrak selama  tiga tahun berikutnya meningkat sebesar 3% per tahun.

Data perusahaan menyebutkan rata-rata gaji staf sebesar $130.000 hingga $140.000 ditambah dana pensiun, dan biaya lain-lain, sedangkan serikat pekerja menetapkan gaji pokok mulai dari $83.000.

Selain gaji, kedua belah pihak dipisahkan oleh sejumlah tuntutan serikat pekerja termasuk cuti medis selama 13 hari tanpa surat keterangan dokter, menyusun kebijakan disiplin perusahaan, dan memiliki kendali besar atas alokasi pekerjaan.

DP World, yang mempekerjakan lebih dari 1.500 pekerja, mengatakan aksi industrial saat ini akan memperburuk penundaan pengiriman barang seperti daging, pakaian dan peralatan.

Kekhawatiran mengenai penghentian yang lebih luas semakin meningkat, ketakutannya adalah bahwa semua terminal pelabuhan yang dimiliki oleh pelabuhan terbesar kedua di Australia, DP World, akan dihentikan.


Sumber : 

DP World: Call for government to intervene as dispute at major Australian port operator escalates (9news.com.au)

Wharf dispute: Stevedore DP World’s ports grind to halt, cargo transport costs surge in dispute fallout (watoday.com.au)

'Damaging' port strikes at DP World Australia terminals extended - The Loadstar