Tren Dunia Shipping & Logistik Tahun 2024

06 Dec

Tren Dunia Shipping & Logistik Tahun 2024

06 December 2023

Dunia Shipping dan Logistik selalu mengalami perubahan. Memasuki empat tahun terakhir sejak pandemi covid 19 termasuk krisis rantai pasokan, hingga pemulihan ekonomi global. Ada enam tren shipping dan logistik yang kemungkinan akan mempengaruhi pengiriman dan logistik pada tahun 2024 diantaranya :


1. Digitalisasi (Digitalization)

Di dunia pelayaran mengikuti perkembangan digital sudah lama diperbincangan. Digitalisasi juga bertujuan memberi kemudahaan untuk customer. Bahkan pelayaran besar menciptakan inovasi baru terkait digitalisasi dalam menjalankan bisnisnya.

Era digital saat ini seperti dunia kecerdasaan buatan (AI) dan teknologi blockchain dapat mengotomisasi dunia pelayaran. AI dalam dunia pelayaran bisa mengurangi emisi, efesiensi konsumsi bahan bakar, dan meningkatkan keselamatan selama pengoprasian.

Platform digital mengambil peran lebih besar dalam pengiriman barang. Perkembangan ini diharapkan dapat meningkatkan pelacakan secara real time dan juga visibilitas rantai pasokan dunia pelayaran.


2. Keberlanjutan (Sustainability)

Setiap perusahaan kini mulai menyadari pentingnya penerapan sustainability atau praktik bisnis yang ramah lingkungan. Bencana alam dan perubahaan iklim yang sering terjadi dapat merugikan industri pelayaran. Karena itu industri pelayaran dan logistik kini mulai mengambil langkah peduli terhadap lingkungan.

Sebagai informasi, adapun peraturan yang diterapkan oleh regulator pelayaran global seperti aturan “IMO 2020” organisasi maritim international.yang mewajibkan kapal menggunakan bahan bakar yang lebih bersih dan pemasangan scrubber, emisi pada kapal yang lebih tua.

Setiap perusahaan terus berupaya mempromosikan pelayaran tanpa karbon pada tahun 2025. Salah satu contoh pelayaran Maeresk menghadirkan kapal-kapal baru yang sedang dibangun dengan mempertimbangkan bahan bakar listrik dan alternatif lain. Namun masih perlu waktu hingga logistik benar-benar ramah lingkungan.

3. Hambatan Ekonomi

Ekonomi dunia terus menunjukan ketidakpastian, ada beberapa aspek ekonomi yang menyebabkan terjadi hambatan diantaranya kenaikan upah, pengurangan kesenjangan pendapatan, inflasi mulai menurun, hal ini dapat berdampak pada perusahaan.


4. Pengiriman Mil Terakhir (Last Mile Delivery)

Ekosistem pengiriman jarak jauh telah berubah dengan cepat selama beberapa tahun terakhir, dan pada tahun 2024, pengecer besar di Amerika Serikat akan mengambil langkah-langkah untuk mengambil alih banyak aspek operasi pengiriman jarak jauh mereka. Selama beberapa tahun terakhir, Walmart, Target, dan Home Depot memperluas opsi pengiriman jarak jauh mereka, memilih untuk mengambil alih beberapa operasi dari operator yang ada untuk menawarkan layanan seperti pengiriman lebih cepat. Banyak pengecer juga memilih penawaran pengiriman di hari yang sama.

Dengan diterapkannya peraturan dan pengawasan, solusi pengiriman otonom, seperti truk yang dapat mengemudi sendiri, dapat mulai digunakan di dunia nyata pada awal tahun 2024. Pengiriman jarak jauh terus menjadi bagian yang menantang dalam bidang logistik, terutama setelah permasalahan rantai pasokan pada tahun 2021 dan 2022. Perusahaan-perusahaan besar sedang menjajaki kemitraan dengan mitra pemenuhan baru dan bahkan melakukan pengiriman jarak jauh sendiri. Tren itu harus terus berlanjut.


5. Ketahanan Rantai Pasokan

Pandemi Covid mengungkap kerentanan dalam rantai pasokan global. Sebagai tanggapannya, perusahaan memikirkan kembali strategi rantai pasokan mereka untuk meningkatkan ketahanan dan menerapkan manajemen risiko. Hal ini mencakup diversifikasi pemasok, mengubah cara pengadaan barang, dan bagi beberapa perusahaan, sekadar membuat rencana. Analisis menjadi semakin penting dan akan memainkan peran besar dalam mengidentifikasi potensi risiko dan respons terkait.


6. Keamanan Siber (Cybersecurity)

Seiring dengan digitalisasi dunia pelayaran dan logistik, keamanan siber menjadi semakin penting. Pada tahun 2024, Pemerintah, dan sektor swasta telah termasuk pelayaran berinvestasi dalam keamanan siber untuk operasional telah mulai melakukan investasi dalam skala besar. Kini, sudah waktunya bagi pengiriman untuk melakukan hal yang sama karena data yang lebih sensitif dipindahkan ke cloud dan pengirim barang menyadari bahwa risiko dunia maya telah meningkat secara eksponensial sejak pandemi Covid.


Sumber:
Six Trends For Shipping And Logistics Globally In 2024 And Beyond (forbes.com)