13 Mar
Tahun Ini HMS Menetapkan Tiga Pilar Utama dengan Fokus pada Ekspansi Pasar dan Penguatan Teknologi
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Dalam perayaan buka puasa bersama "Ramadan: Momentum Menjadi Pribadi Lebih Baik dengan Integritas", Rabu (4/3/2026), di Jakarta, perusahaan Hyper Mega Shipping (HMS) mengumumkan arah strategis perusahaan untuk tahun 2026 yang berfokus pada penguatan konektivitas global dan efisiensi teknologi.
CEO HMS, Reef Man, mengatakan bahwa di tengah dinamika perdagangan internasional serta kebijakan tarif Trump yang terus berubah dan geopolitik global, HMS berkomitmen untuk mengubah tantangan menjadi peluang pertumbuhan yang berkelanjutan.
"Tahun 2026 adalah momentum krusial bagi HMS untuk menyatukan visi dan langkah perusahaan. Penyelarasan arah adalah hal terpenting agar kami dapat melangkah lebih fokus dan konsisten dalam menghadapi perubahan pasar," ujarnya kepada seluruh pemangku kepentingan.
Sebagai bagian dari resolusi 2026, HMS menetapkan tiga pilar fokus strategis utama. Pertama, ekspansi internasional ke Vietnam. HMS akan memperluas jangkauan operasionalnya dengan membuka cabang baru di Vietnam.

"Tahun 2026 adalah momentum krusial bagi HMS untuk menyatukan visi dan langkah perusahaan. Penyelarasan arah adalah hal terpenting agar kami dapat melangkah lebih fokus dan konsisten dalam menghadapi perubahan pasar," ujarnya kepada seluruh pemangku kepentingan.
Sebagai bagian dari resolusi 2026, HMS menetapkan tiga pilar fokus strategis utama. Pertama, ekspansi internasional ke Vietnam. HMS akan memperluas jangkauan operasionalnya dengan membuka cabang baru di Vietnam.
Bima Swastika, Manajer Grup Hyper Mega Shipping (HMS), menambahkan bahwa langkah ini bertujuan untuk menambah titik layanan dan menyediakan akses logistik yang lebih luas dan stabil bagi pelanggan di wilayah Asia Tenggara.
HMS, yang berkantor pusat di Indonesia, ingin membangun kolaborasi strategis dengan Vietnam karena prospek jangka panjangnya sangat menguntungkan bagi Indonesia. Banyak investor dari perusahaan besar membangun pabrik di Vietnam.
"HMS ingin ada hubungan ekonomi yang timbal balik. Nilai ekspor dan impor Vietnam sangat besar, kami ingin mengimpor beberapa pabrik dan bahan bakunya juga dari Indonesia. Selain itu, pangsa pasar Vietnam ke AS juga besar, HMS ingin mengembangkan pangsa pasarnya ke AS melalui Vietnam," lanjut Bima.
Reef Man melanjutkan, untuk pilar kedua resolusi HMS tahun ini, yaitu, penguatan Spesialisasi Layanan: Perusahaan akan memperkuat keunggulan kompetitifnya di sektor Logistik Proyek, Angkutan Udara, dan konsolidasi Ekspor LCL. Fokus ini diambil untuk menciptakan konektivitas global yang lebih cepat dan terintegrasi.
"Kemudian yang terakhir, yaitu Investasi Teknologi dan AI: Tim IT HMS kini mengintegrasikan Kecerdasan Buatan (AI) dalam proses modernisasi perusahaan untuk menyediakan sistem logistik yang lebih cerdas, transparan, dan efisien," jelasnya.
Melalui inisiatif ini, HMS optimis dapat mengatasi hambatan perdagangan global dan memberikan pelayanan terbaik seperti yang dijanjikan kepada pelanggan. "Mari jadikan tahun 2026 sebagai tahun pertumbuhan yang gemilang dengan semangat '1 Tim, 1 Tujuan, 1 Misi'," tutup Reef Man.
Baca Juga: HMS Optimistis Tumbuh 20% pada 2026, Ekspansi Vietnam Jadi Kunci Strategi Bisnis
