17 Dec
Mengenal Incoterms 2020: Aturan Penting Dalam Ekspor–Impor
Dalam perdagangan internasional, kejelasan peran antara penjual dan pembeli adalah hal yang wajib. Tanpa aturan yang jelas, proses pengiriman bisa menimbulkan kebingungan, biaya tak terduga, bahkan sengketa. Karena itu, International Chamber of Commerce (ICC) menerbitkan Incoterms, seperangkat aturan internasional yang mengatur pembagian tugas, biaya, dan risiko dalam transaksi jual beli lintas negara.
Incoterms memberikan panduan tentang siapa yang mengurus dokumen, siapa yang membayar ongkos kirim, siapa yang menyiapkan asuransi, hingga kapan risiko barang berpindah tangan. Ketika kedua pihak memahami Incoterms yang dipilih, proses ekspor–impor bisa berjalan lebih aman, terstruktur, dan profesional.
Baca juga: Apa Itu HS Code: Cara Mengetahui HS Code
Pada versi 2020, ICC mengelompokkan Incoterms menjadi dua kategori: aturan yang berlaku untuk semua moda transportasi, dan aturan yang hanya berlaku untuk pengiriman laut dan perairan darat. Berikut penjelasan lengkapnya.

Incoterms 2020 Untuk Segala Moda Transportasi (7 Aturan)
1. EXW – Ex Works
Penjual menyediakan barang di tempatnya. Seluruh biaya dan risiko sejak barang diambil ditanggung pembeli.
2. FCA – Free Carrier
Penjual menyerahkan barang ke lokasi atau pengangkut yang disepakati. Risiko berpindah saat barang diserahkan.
3. CPT – Carriage Paid To
Penjual membayar ongkos kirim ke tujuan, tetapi risiko berpindah lebih awal—yaitu saat barang diserahkan ke pengangkut pertama.
4. CIP – Carriage and Insurance Paid To
Mirip CPT, tetapi penjual juga wajib menanggung asuransi sampai titik tertentu.
5. DAP – Delivered at Place
Penjual mengirim barang sampai lokasi tujuan. Pembeli menanggung biaya bongkar.
6. DPU – Delivered at Place Unloaded
Penjual mengirim dan menurunkan barang di lokasi tujuan.
(DPU adalah pengganti DAT.)
Baca juga: Mengenal Proses Customs Clearance dalam Impor Barang
7. DDP – Delivered Duty Paid
Penjual menanggung seluruh biaya dan proses, termasuk bea masuk. Pembeli hanya menerima barang.
Incoterms 2020 Untuk Pengiriman Laut & Perairan Darat (4 Aturan)
8. FAS – Free Alongside Ship
Penjual mengantar barang hingga sisi kapal. Risiko berpindah ke pembeli.
9. FOB – Free on Board
Penjual menanggung biaya sampai barang naik ke kapal. Setelah itu risiko menjadi milik pembeli.
10. CFR – Cost and Freight
Penjual membayar biaya pengapalan ke pelabuhan tujuan, tetapi risiko sudah berpindah saat barang naik ke kapal di pelabuhan muat.
11. CIF – Cost, Insurance and Freight
Seperti CFR, tetapi penjual juga menanggung asuransi. Risiko tetap berpindah saat barang berada di atas kapal.
Penggunaan Incoterms Versi Lama
Walaupun ICC menganjurkan penggunaan Incoterms 2020, versi sebelumnya seperti 2010 masih sah digunakan selama disepakati kedua pihak dan dituliskan dengan jelas dalam kontrak.
Hal yang Tidak Diatur oleh Incoterms
Baca juga: Tugas dan Layanan Freight Forwarder: Panduan Lengkap Ekspor Impor
Incoterms tidak mencakup seluruh detail kontrak penjualan. Aturan ini tidak menentukan metode pembayaran, tidak mengatur perpindahan kepemilikan, dan tidak menetapkan mekanisme penyelesaian sengketa. Karena itu, Incoterms perlu digunakan sebagai bagian dari kontrak penjualan yang lebih lengkap dan rinci.
ICC menyediakan dokumen resmi Incoterms 2020 yang dapat diakses melalui situs resminya bagi perusahaan atau individu yang ingin mempelajari detail aturan ini. https://2go.iccwbo.org/incoterms-2020-eng-config+book_version-Book/
Butuh Bantuan Mengelola Pengiriman Internasional?
Jika Anda ingin memastikan proses ekspor impor berjalan lancar, aman, dan sesuai regulasi, Hyper Mega Shipping (HMS) siap membantu.
HMS menyediakan layanan freight forwarding internasional yang terintegrasi mulai dari pengurusan dokumen, perencanaan rute, hingga pengiriman door-to-door.
Hubungi kami untuk konsultasi pengiriman yang lebih efisien dan bebas ribet.
