Ini alasan Hong Kong Masih Mempertahankan Julukan Sebagai   Asia's World City

09 Sep

Ini alasan Hong Kong Masih Mempertahankan Julukan Sebagai Asia's World City

09 September 2025

Hong Kong bukan hanya sekadar kota besar di Asia; ia telah lama meneguhkan diri sebagai salah satu simpul utama dunia. Identitasnya sebagai “Asia’s World City” mencerminkan perpaduan kekuatan ekonomi, budaya, dan konektivitas global yang menjadikannya sebagai ;pusat regional untuk bisnis internasional dan kota besar di Tiongkok.

Julukan tersebut tidak lahir begitu saja. Sejak akhir 1990-an, pemerintah Hong Kong melihat perlunya strategi yang menyoroti potensi kota ini sebagai pusat internasional yang menghubungkan Timur dan Barat. Inisiatif tersebut kemudian melahirkan program Brand Hong Kong pada tahun 2001, sebuah langkah besar yang menegaskan kembali posisi Hong Kong di mata dunia.  

Baca juga: Hyper Mega Shipping (HMS Group): Solusi Logistik Internasional Terpercaya dari Indonesia ke Dunia

Gagasan untuk menegaskan identitas Hong Kong sebagai Asia’s World City pertama kali disampaikan oleh Kepala Eksekutif Tung Chee Hwa dalam pidato kebijakan 1999. Setahun kemudian, rekomendasi komisi strategis mendorong lahirnya kampanye global. Puncaknya, pada Mei 2001 Brand Hong Kong diluncurkan resmi di ajang FORTUNE Global Forum, dihadiri lebih dari 500 tokoh bisnis dunia termasuk Bill Clinton.

Program ini menegaskan pesan utama: Hong Kong adalah titik temu peluang, kreativitas, dan kewirausahaan. Dengan infrastruktur kelas dunia, posisi strategis, dan jaringan global, Hong Kong tidak hanya menjadi pasar, melainkan mitra penting untuk mewujudkan ambisi internasional.

Berikut beberapa poin yang menjadi alasan bagi Hong Kong sehingga masih mempertahankan julukan sebagai Asia’s World City. 

1.Identitas Visual: Naga Modern dan “Asia’s World City”

Salah satu elemen penting dari Brand Hong Kong adalah identitas visual berupa naga bergaya modern. Simbol ini menyatukan karakter Tiongkok untuk “Hong Kong” dengan huruf “HK”, menggambarkan harmoni antara tradisi Timur dan modernitas Barat.

Tagline “Asia’s World City” melengkapi simbol tersebut, memperkuat pesan bahwa Hong Kong adalah kota global yang berakar di Asia, namun terbuka bagi seluruh dunia.

2.Invest Hong Kong: Menarik Dunia Datang

Pada tahun 2000 Pemerintah mendirikan Invest Hong Kong untuk mengkoordinasikan upaya menarik investasi asing. Hanya dalam dua tahun, jumlah perusahaan internasional dengan kantor regional di Hong Kong melonjak tajam.

Kemudian pada pertengahan 2001, tercatat lebih dari 3.200 perusahaan asing beroperasi di kota ini angka tertinggi sejak statistik mulai dihimpun. Mereka bergerak di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, keuangan, jasa profesional, hingga manufaktur elektronik. Lonjakan ini didorong oleh posisi geografis strategis Hong Kong di muara Delta Sungai Mutiara serta meningkatnya daya tarik pasar Tiongkok setelah bergabung dengan WTO. 

Baca juga: Menjadi Negara Terkaya se-Asia Tenggara, Temukan Destinasi Favorit terbaik di Singapura

3.West Kowloon: Menuju Pusat Seni dan Budaya Dunia

Hong Kong tidak hanya mengandalkan kekuatan ekonomi. Kota ini juga membangun citra sebagai pusat seni dan budaya. Proyek ambisius di West Kowloon, kawasan tepi laut seluas 40 hektar, dirancang menjadi distrik seni dan hiburan kelas dunia.

Dengan latar Victoria Harbour yang ikonik, kawasan ini diproyeksikan menjadi “Broadway versi Hong Kong”. Sebuah kompetisi desain internasional yang menarik 161 peserta akhirnya dimenangkan oleh firma arsitektur Inggris Foster and Partners, dengan rancangan kanopi besar yang futuristik dan ikonik.

Distrik ini digadang akan memperkaya kehidupan warga lokal, menarik wisatawan regional, serta mempertegas posisi Hong Kong sebagai pusat budaya global. 

4.Hong Kong memiliki pusat transportasi jaringan Global.

Hong Kong Memiliki Bandara Internasional Hong Kong,(HKIA) salah satu bandara tersibuk di dunia untuk kargo dan penumpang. Selain itu, Hong Kong memiliki pelabuhan peti kemas tersibuk dan paling efisien di dunia, menangani sekitar 18 juta TEUs pada tahun 2020. Setiap minggunya, sekitar 280 pelayaran kapal peti kemas terhubung ke lebih dari 600 tujuan di seluruh dunia.

Hingga Juni 2025, terdaftar 2.266 kapal di Hong Kong Shipping Registry, dengan total kapasitas 129 juta gross tonne.

Julukan Asia’s World City menegaskan identitas Hong Kong yang dinamis. Sebagai perusahaan freight forwarder internasional, Hyper Mega Shipping (HMS) turut melihat pentingnya peran strategis Hong Kong. Karena itu, kami hadir dengan cabang resmi di kota ini mendukung kebutuhan logistik dan pengiriman. 

Baca juga: Pentingnya Asuransi Pengiriman: Lindungi Barang Ekspor Impor Anda dari Risiko Kerugian

Sumber: 

https://www.info.gov.hk/info/sar5/easia.htm

https://www.brandhk.gov.hk/uploads/brandhk/files/factsheets/Hong_Kong_Themes/Asias-world-city-E.pdf

https://research.hktdc.com/en/article/MzExMjkxOTgy?utm_source=chatgpt.com

Chat on WhatsApp